Di Dalam Doa Ada Pengharapan dan Sukacita

Di Dalam Doa Ada Pengharapan dan Sukacita

Sabtu 14 Desember 2013, STIKES Telogorejo menggelar acara perayaan natal seperti tahun-tahun sebelumnya. Acara ini dihadiri oleh Ketua, Pembantu Ketua, Pdt J. Sat Christian, seluruh civitas akademik STIKES Telogorejo dan juga perwakilan dari mitra STIKES Telogorejo. Tujuan dari perayaan natal tersebut adalah untuk mempererat tali persaudaraan diantara kita, berbagi kebahagiaan didalam suasana suka cita dan penuh cinta kasih. Tema natal kali ini adalah “Di dalam Doa Ada Pengharapan dan Sukacita” yang memiliki makna yang mendalam bila dihayati, karena dalam kehidupan sehari-hari kita lebih sering menyibukkan diri dengan kuliah, tugas-tugas dan kepentingan pribadi sehingga lupa mengucap syukur atas berkat Tuhan yang selalu setia dan selalu ada untuk sesame umatnya, kita sering lupa meluangkan waktu untuk berdoa karena lebih sering mendahulukan urusan duniawi.

Pada kesempatan itu Ketua STIKES Telogorejo dr. Murti Wandrati, M.Kes memberi sambutan,beliau berpesan makna dari perayaan natal tersebut adalah untuk kebersamaan toleransi antar mahasiswa STIKES Telogorejo dan bagi yang beragama Nasrani dapat mengambil intisari dari perayaan natal tersebut. Di akhir sambutannya dr. Murti Wandrati mengutip penggalan puisi dari Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc untuk disampaikan kepada para hadirin yaitu Bila satu pintu tertutup, carilah pintu lain yang terbuka. Bila semua pintu tertutup, carilah jendela yang terbuka. Bila semua jendela tertutup, carilah atap yang terbuka. Dan bila semuanya sudah tertutup, kembalilah cari pintu yang tak pernah tertutup yaitu pintu doa.

Pada acara tersebut juga diisi ceramah yang disampaikan oleh Pdt Sat Christian, beliau mengingkatkan bahwa sesungguhnya didalam doa ada kedamaian, pengharapan dan sukacita. Jadi dengan berdoa kita bisa saling mendoakan, mengingatkan, memberi semangat, memberi kasih sehingga dalam persoalan hidup akan menemukan jalan keluar karena Tuhan berserta kita. – Redaksi Tim IT