Stikes Telogorejo Galakkan Gerakan Sehari Buka Jendela

SEMARANG – Mahasiswa profesi Ners Stikes Telogorejo Semarang bersama warga RWIII Kelurahan Bongsari, Semarang Barat, belum lama ini melakukan kerja bakti dan sosialisasi gerakan ”Satu Hari Buka Jendela” di wilayah tersebut.

Koordinator kegiatan kerja bakti, Ibnu Dwi Nurseto, mengatakan, dalam kegiatan itu mahasiswa bersama warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk. ”Kerja bakti ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan pencegahan dan penanggulangan penyakit demam berdarah (DB), yakni penyuluhan pencegahan dan penanggulangan DB, semantik dan pembagian abate gratis,” kata Ibnu.

Ketua RWIII Sukino menambahkan, kerja bakti ini diharapkan akan menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dia menyampaikan terima kasih kepada para mahasiswa profesi Ners Stikes Telogorejo karena telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
”Semoga kegiatan yang bermanfaat seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan,” katanya.

Sosialisasi Gerakan
Selain kerja bakti, pada hari yang sama, mahasiswa juga melakukan sosialisasi gerakan ”Satu Hari Buka Jendela”. Kegiatan ini disosialisasikan di tiap-tiap rumah warga di sepanjang Jalan Raya Condrokusumo, RT05 dan RT06, RWIII, Kelurahan Bongsari.

Menurut koordinator kegiatan Mardila Ayu Nilamsari, sosialisasi gerakan ”Sehari Buka Jendela” bertujuan mengajak masyarakat agar selalu membuka jendela setiap hari, terutama pada pagi hari, supaya sirkulasi udara di dalam rumah lancar. Sinar matahari yang masuk membuat kondisi rumah tidak lembab. ”Setiap hari membuka jendela dapat mencegah terjadinya penyakit-penyakit saluran pernapasan, terutama infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) pada balita,” katanya.

Kegiatan ini merupakan implementasi terakhir yang dilakukan di wilayah RWIII Kelurahan Bongsari. ”Kami merasa senang karena hari ini kegiatan kami di wilayah RWIII dapat berjalan lancar dan direspons dengan baik oleh warga,” tandas Ayu.
Sumber : Suara Merdeka, 29 April 2015