Pendidikan Kesehatan Kepada Siswa Dan Orang Tua Tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Sekolah Di SDN Kalibanteng Kulon 01 Semarang

Pendidikan Kesehatan Kepada Siswa Dan Orang Tua Tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Sekolah Di SDN Kalibanteng Kulon 01 Semarang

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat berupa pendidikan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Sekolah dilakukan oleh Dosen Prodi D3 Keperawatan pada tanggal 28 – 29 November 2018 di SDN Kalibanteng Kulon 01 Semarang. Pendidikan Kesehatan tentang PHBS Sekolah diikuti oleh siswa kelas III, IV dan V sebanyak 85 siswa yang dilanjutkan dengan praktik 7 langkah cuci tangan dengan sabun yang dipandu oleh mahasiswa. Pada kegiatan tersebut juga mengajarkan kepada siswa bagaimana cara memeriksa jentik nyamuk.

Siswa yang hadir saat itu tampak antusias dan aktif mengikuti 7 langkah cara cuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun serta memeriksa jentik nyamuk. Para siswa juga aktif menjawab dengan benar dari beberapa pertanyaan yang diajukan oleh pemateri.

Pendidikan Kesehatan tentang PHBS Sekolah juga diberikan kepada orang tua siswa yang bertempat di Ruang Kelas SDN Kalibanteng Kulon 01 Semarang bertujuan agar ada pemahaman yang sama antara siswa dan orang tua, orang tua dapat mendisiplinkan anak untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.  Dari 85 orang tua yang diundang, sebanyak  60 orang tua siswa dapat menghadiri undangan dan mengikuti pendidikan kesehatan dengan antusias dan aktif menjawab pertanyaan.

Ada 8 Indikator PHBS Sekolah yang disosialisasikan kepada siswa dan orang tua yaitu bagaimana cara mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, jajan di kantin sekolah yang sehat, membuang sampah pada tempatnya, olah raga secara teratur dan terukur, rutin setiap bulan ditimbang Berat Badan dan diukur tinggi badan, tidak merokok, bab/bak di jamban sekolah, memberantasjentik nyamuk.

Mengapa PHBS perlu dilakukan di Sekolah ?

PHBS perlu dilakukan di Sekolah agar siswa, guru, penjaga sekolah, orang tua siswa terlindung dari berbagai gangguan dan ancaman penyakit seperti diare, typhoid, kecacingan, penyakit pernafasan selain itu  agar sekolah menjadi bersih dan sehat sehingga dapat meningkatkan semangat proses belajar –mengajar dan akhirnya meningkatkan prestasi belajar siswa.

Ditulis Oleh : Suciwati