STIKES Telogorejo Semarang Sukses Adakan Seminar Nasional dan diikuti 550 peserta

STIKES Telogorejo Semarang bersinergi dengan DPK PPNI STIKES Telogorejo Semarang menggelar Seminar Kesehatan Nasional bertajuk Palliative Nursing dengan tema “Palliative Nursing To Improve Quality Of Life Chronic Kidney Disease (CKD) Patient”, Minggu (24/03/2019), di Gedung Auditorium STIKES Telogorejo. Pada seminar ini hadir 3 narasumber yaitu Ns. Ismonah., M.Kep. Sp.MB (Dosen Keparawatan Medikal Bedah STIKES Telogorejo Semarang), Ns. Nugroho Lazuardi., M.Kep (Praktisi Keperawatan Hemodialisa RSUD Tugurejo Semarang), Mardiyono, MNS, Ph.D. RN (Ketua Himpunan Perawat Holistik Indonesia (HPHI)).

Seminar Nasional yang diadakan oleh STIKES Telogorejo, S1 Ilmu Keperawatan semester 6 yaitu untuk melakukan pendekatan yang bertujuan untuik meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga dalam menghadapi penyakit terminal khususnya CKD melalui pengurangan penderitaan akibat tanda gejala dan nyeri serta masalah bio psikososio spiritual. Hal ini tentunya sebagai ajang terwujudnya visi dan misi STIKES Telogorejo dalam meningkatkan kualitas hidup manusia dengan memberikan Pendidikan kesehatan terbaik untuk masyarakat

Seminar Kesehatan Nasional ini diikuti oleh 550 peserta yang merupakan mahasiswa Keperawatan, praktisi kesehatan dan masyarakat umum

Ismonah menyampaikan materi mengenai penyebab penyakit ginjal kronis. Ia menjelaskan, bahwa diabetes merupakan penyebab utama penyakit ginjal.

“Diabetes Mellitus adalah penyebab terbesar penyakit gagal ginjal kronis (CKD) dan faktor lain turut menentukan, “ ujar Ismonah.

Lazuardi menyampaikan tentang Keperawatan Palliative pasien gagal ginjal kronis (CKD) baik dengan hemodialisis maupun transplantasi ginjal.

“Fokuskan diskusi pada bukan/jika, melainkan kapan beralih dari perawatan/invasive ke palliative” ujar Lazuardi

“Saat ini penanganan yang banyak dilakukan pasien adalah terapi hemodialisis. Keuntungan terapi ini adalah kondisi pasien terpantau dan pasien memiliki social support” ujarnya

Terakhir, Mardiyono mengungkap konsep Keperawatan holistik. Healing bukan hanya dalam pemberian obat, melainkan terapi komplementer seperti terapi acupressure, terapi menggambar, hypnosis, massage, terapi music dan lainnya.

“Acara Seminar Nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses dan lancar berkat kerjasama teamwork yang luar biasa antar mahasiswa STIKES Telogorejo Semarang, Khususnya S1 Ilmu Keperawatan semester 6, Badan Eksekutif Mahasiswa yang terlibat mendukung persiapan acara, dosen S1 Ilmu Keperawatan yang membimbing kami, serta pihak-pihak sponsor yang terlibat memeriahkan acara” ujar Alshela, Ketua Panitia Seminar Nasional 2019.

Ditulis oleh : Alshela Pradini Permatasari