PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE-56 DAN DIES NATALIS STIKES TELOGOREJO KE-13 TAHUN 2020

Tema pada kegiatan Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56 dan Dies Natalis STIKES Telogorejo ke-13 Tahun 2020  yaitu SPHYCOPHORIA” (Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat) diambil dari bahasa inggris, dari kata Sporadis Healthy Covid yang dihayati sebagai sesuatu cara berpikir kritis dalam menghadapi masalah kesehatan saat ini. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dapat menggambarkan suatu Euphorianya anak kesehatan dalam memberikan warna baru dikampus tercinta STIKES Telogorejo Semarang di era pandemi COVID 19 melalui pertunjukan pentas seni dan kegiatan bidang akademik lainnya yang dikemas secara virtual. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan generasi sehat dan menciptakan Indonesia yang memiliki Sumber Daya Manusia yang unggul, memperkenalkan STIKES Telogorejo kepada masyarakat umum, mempererat tali silaturahmi civitas akademika STIKES Telogorejo, menjadikan ajang kreativitas dan semangat untuk kerjasama bagi mahasiswa sebagai salah satu mata rantai pergaulan kehidupan yang sehat serta mewujudkan visi pendidikan secara umum, menyalurkan potensi yang ada dalam diri mahasiswa diajang pementasan seni dan perlombaan bidang akademik maupun non akademik.

Rangkaian acara kegiatan Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56 dan Dies Natalis STIKES Telogorejo ke-13 Tahun 2020 dimulai dengan diadakannya beberapa  lomba antar mahasiswa dan lomba Film Pendek yang diikuti oleh siswa –siswi SMA/SMK Sederajat se-Jawa Tengah.

Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56 dan Dies Natalis STIKES Telogorejo ke-13 Tahun 2020 dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 8 Desember 2020 dengan diadakan Orasi Ilmiah yang disampaikan oleh Ketua STIKES Telogorejo Semarang dengan topik Peran Serta Mahasiswa dan Kampus STIKES Telogorejo dalam mewujudkan mindset baru kesehatan berdasar pada kearifan budaya lokal higienis di era pandemi Covid-19.

Sebagai himbauan, mari kita budayakan kearifan lokal dengan:

  • Kembali ke rumah dan menanamkan nilai nilai spiritual hygienis melalui edukasi dalam keluarga
  • Kembali ke kesederhanaan pola pikir tentang higienis: tindakan kebersihan diri yang kita lakukan demi kebaikan akan menyelamatkan orang-orang yang kita sayangi. Mengutip artikel harian ibukota dari suatu perikop, bahwa “Ada hal yang terasa indah dalam kesederhanaan karena dibingkai dengan kreasi dan kebaruan, dan semua bermuara pada pesan ibu pesan nenek moyang, the ancient wisdom.
  • Kembali ke Pola hidup Besih dan Sehat
  • Kembali menjalankan kontemplasi atas kondisi saat pandemic adalah suatu kebutuhan individu. Walau pandemic corona belum berlalu, tetap bersemangat, tetap berkarya selagi mampu, tetap lakukan hal hal positif, tetap memotivasi diri dan tingkatkan imunitas diri. Juga dengan saling mendoakan agar dikuatkan.
  • Kembali ke hal hal alami, menghargai keindahan alam bumi ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.