Author: STIKES Telogorejo

Kesempatan Berkarir di RSIA St. Santo Yusuf

Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) St. Santo Yusuf memberikan kesempatan kepada Anda para medis yang handal dan profesional untuk bergabung bersama kami untuk menempati posisi Perawat. Selengkapnya..

Implementasi Pharmaceutical Care dan Pengenalan Obat Bahan Alam oleh Program Studi S-1 Farmasi

Dalam rangka mengaplikasikan pembelajaran teori dan praktikum yang diperoleh di kampus, Program STUDI S-1 Farmasi STIKES Telogorejo menyelenggarakan kegiatan Praktek Lapangan dengan tema “Implementasi  Pharmaceuticaal  Care dan Pengenalan Obat Bahan Alam”. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi dari beberapa mata kuliah yang telah ditempuh seperti Praktikum Farmasetika, Praktikum Farmakognosi, Botani Farmasi dan Farmakoterapi.

Praktek Lapangan dilaksanakan pada hari Sabtu 5 Januari 2019 di Kampung Jawa Sekatul yang terletak di Kecamatan Limbangan kabupaten Boja Jawa Tengah dan diikuti oleh mahasiswa semester I dan semester III sebanyak 47 orang dengan didampingi oleh 3 orang dosen pembimbing. Mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan antusias.

Kegiatan dibuka oleh Kaprodi S-1 Farmasi Dra. Tunik Saptawati, Apt.,M.Si.Med. Dalam pembukaan disampaikan bahwa dengan kegiatan praktek lapangan diharapkan mahasiswa mendapatkan pengalaman riil untuk mengimplementasikan ilmu kefarmasian  yang sudah dipelajari kampus, sehingga semakin memahami  serta meningkatkan ketrampilan dan berkomunikasi yang baik.

Pada kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk implementasi pharmaceutical care atau asuhan kefarmasian, setiap mahasiswa wajib memberikan PIO (Penyuluhan Informasi  Obat) kepada masyarakat. Penjelasan yang diberikan kepada masyarakat meliputi bagaimana cara pemakaian obat yang benar, mengenali penggolongan obat-obatan serta sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan , Simpan dan Buang ) obat. Masyarakatpun memberikan respon positip terhadap kegiatan PIO tersebut. Terjadi diskusi interaktif antara mahasiswa dan masyarakat.

Lokasi Kampung Jawa Sekatul merupakan lokasi alam di mana terdapat banyak sekali jenis tumbuhan. Dalam rangka mengenali obat bahan alam mahasiswa diwajibkan untuk menemukan tanaman-tanaman obat yang ada di lokasi tersebut dengan mengenali nama ilmiah tumbuhan, kandungan zat aktif serta kegunaannya dalam terapi.

Masyarakat di sekitar Kampung jawa Sekatul menyambut positif kegiatan Praktek lapangan ini dan minta diberikan pelatihan pemanfaatan tanaman obat karena didaerah tersebut banyak sekali budi daya tanaman obat. Menanggapi  hal tersebut, maka pada kesempatan yang sama dosen Prodi S-1 Farmasi memberikan Penyuluhan  kepada para kader kesehatan tentang pemanfaatan TOGA (tanaman Obat keluarga) dan pelatihan pembuatan  serbuk Jahe Instan. Ibu-ibu kader kesehatan sangat antusias mengikuti kegiatan   dan berminat sekali untuk mengembangkan pembuatan serbuk jahe instan tersebut. Pada kegiatan tersebut juga dihadirkan motivator untuk memberikan selingan kegiatan motivasi agar para mahasiswa semakin semangat dan mantap dalam menempuh pendidikan farmasi  di STIKES Telogorejo. Kegiatan berakhir pada pukul 16.30, dan peserta kegiatan kembali ke kampus STIKES Telogorejo dengan membawa pengalaman praktek nyata yang sangat berharga . Dalam pesan dan kesan yang disampaikan, mahasiswa berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan dan memberikan penyegaran.

Ditulis oleh : Dra. Tunik Saptawati, Apt.,M.Si.Med

Peta Lokasi STIKES Telogorejo Semarang

Pemberitahuan Bagi Calon Mahasiswa Belum Dapat Hadir Seleksi Wawancara Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020

Diberitahukan kepada seluruh calon mahasiswa tahap I dan tahap II yang belum hadir seleksi wawancara dapat hadir ke kampus untuk secara mandiri (one day service) pada hari Senin – Jumat pukul 08.00 – 15.00 dengan menghubungi kontak person 085 4084 5265 (Arief) / 089 9131 3166 (Amanda) atau dapat melalui seleksi secara bersama-sama yang dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Minggu, 27 Januari 2019
Pukul : 08.00 – selesai
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang

Apabila ada ketidak jelasan dapat menghubungi kontak person diatas.

Panitia PMB 2019/2020
STIKES Telogorejo

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahap II STIKES Telogorejo Semarang Tahun Akademik 2019/2020

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahap II STIKES Telogorejo Semarang tahun akademik 2019/2020 masih dibuka.


Jalur PMDP / Jalur Raport
Penutupan Pendaftaran dan Penyerahan Raport Jalur PMDP Tahap II pada :
Hari : Senin
Tanggal : 21 Januari 2019 
Jam : 12.00 WIB 
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang


Pengumuman Lolos Jalur PMDP / jalur Raport Tahap II pada :
Hari : Senin 
Tanggal : 21 Januari 2019 
Jam : 14.00 WIB 
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang

Pengumuman Lolos Jalur PMDP lewat website PMB. Bagi yang dinyatakan Lolos Jalur PMDP/Jalur Raport, Test Kesehatan dan Wawancara dilaksanakan pada :
Hari : Minggu
Tanggal : 27 Januari 2019
Pukul : 08.00 WIB – selesai 
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang

Jalur Reguler
Penutupan Pendaftaran Jalur Reguler Tahap II pada :
Hari : Jumat
Tanggal : 25 Januari 2019 
Jam : 14.00 WIB
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang  

Pelaksanaan Ujian Tulis, Test Kesehatan dan Wawancara Jalur Reguler Tahap II pada :
Hari : Minggu
Tanggal : 27 Januari 2019
Pukul : 08.00 WIB – selesai 
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang

Panitia PMB 2019
STIKES Telogorejo Semarang

Catatan :
– Bagi Sekolah-sekolah yang melakukan kerjasama dengan STIKES Telogorejo jadwal diatur sesuai kesepakatan antara STIKES Telogorejo dengan Guru BK Sekolah. 

Struktur Organisasi

Pernah Coba Gurah Vagina? Cara Ampuh Mencegah Infeksi Miss V

Oleh Agnes Isti Harjanti
Dosen STIKES Telogorejo Semarang

Gurah vagina adalah perawatan dengan penguapan di daerah kewanitaan yang ramuannya disebut ratus. Ramuan ratus ini terdiri dari tumbuhan herbal, rempah dan akar tumbuh-tumbuhan seperti teh hijau, cempaka, mawar, melati, yang kemudian dikeringkan. Manfaat Gurah Vagina bukan saja membersihkan dan mengharumkan, gurah vagina juga bisa untuk menghilangkan keputihan. Asal tahu saja keputihan adalah salah satu penyebab timbulnya bau tidak sedap.Keputihan antara lain disebabkan oleh bakteri, jamur, parasit, dan virus.

Ada juga keputihan akibat menopause.

Keputihan yang parah diduga menjadi salah penyebab kanker rahim. Ramuan rempah-rempah untuk gurah tersebut akan mengeluarkan wewangian sampai ke dalam vagina dan merangsang daerah vagina. Melakukan gurah dengan penguap hangat tersebut akan merangsang pori-pori untuk membesar dan mengeluarkan racun serta kotoran dari dalam vagina dan menyerap aroma dari rempah-rempah tersebut. Jika ingin melakukan gurah vagina, sebaiknya melakukan massage lebih dulu sehingga tubuh akan merasa lebih rileks dan lebih bersih, lalu mandi seperti biasa. Perawatan ini harus dilakukan dalam keadaan tubuh yang bersih.Biasanya gurah vagina dilakukan sebulan sekali jika untuk perawatan saja, namun jika mengalami keputihan yang parah bisa juga dilakukan 2 minggu sekali.

Dalam ritus perawatan tubuh secara tradisional, penguapan hangat biasa digunakan untuk vagina.Meski begitu, penguapan jelas tidak efektif membunuh mikroorganisme. Penguapan ini menggunakan ramuan wewangian sehingga mengharumkan vagina, selain menghangatkan. Karena itu, selayaknya cara ini dilakukan seperti kita menggunakan parfum badan. Tidak ada alasan selain alasan kosmetik. Meski penguapan disebut sebagai salah satu cara merawat vagina, langkah ini bukan untuk mencegah penyakit, apalagi menghilangkan gangguan..

Spa Vagina ini metode perawatan alat reproduksi wanita yang menggabungkan berbagai terapi kuno. Ada teknik pengasapan atau penguapan. Ada juga teknik pijat akupresur pada seluruh tubuh dan terutama vagina.Ada juga meditasi gerak atau semacam kegel khusus untuk vagina. Cara melakukan gurah vagina yang disebut ratus adalah dengan ratus dituangkan di atas mangkuk pembakar yang dibawahnya terdapat pembakaran arang. Kemudian duduk di atas kursi berlobang yang dirancang khusus, ramuan ratus yang sudah mengeluarkan asap (dibakar) diletakan didalam kursi, sehingga uap(asap) ramuan akan menguapi kedaerah vagina, dengan mengenakan kain penutup.

Model penguapan yang diarahkan ke organ kewanitaan.

 Dapat dilakukan sekitar 15-20 menit, tergantung seberapa tahan Anda berada di atas uapnya, dan diharapkan uap tadi dapat mengeluarkan keputihan dari dalam vagina dn menimbulkan bau harum. Selain dengan cara ratus vagina, ada juga dengan menggunakan tongkat vagina. Semakin berkembangnya teknologi modern maka ada berbagai cara yang dilakukan untuk perawatan organ kewanitaan yang dianggap lebih praktis, seperti:

Tongkat Gurah Vagina

untuk memudahkan penggunaan gurah vagina maka bahan – bahan tersebut diolah dan dicetak menjadi seperti tongkat dengan panjang lebih kurang 12 cm. Selanjutnya sering disebut Tongkat Gurah Vagina (TGV). Manfaat gurah mengeluarkan lendir-lendir kotor yang merugikan mengeluarkan lendir-lendir berlebih dari sehingga menjadi bersih, bebas jamur yang mengakibatkan keputihan menjadikan lebih peret, legit, berdenyut, membuat daya cengkram otot-otot lebih kencang dan kuat kembali layaknya masih perawan sehingga mampu membuat hubungan seks tambah nikmat, mesra dan harmonis seperti penganten baru .

Cara pemakaian (dapat melakukan sendirian tanpa bantuan orang lain) :

Pegang ujung tongkat gurah vagina kemudian masukkan pelan – pelan TGV kedalam vagina Diamkan selama 2 menit (jangan lebih dari 2 menit !!).

Kemudian tarik TGV dari vagina pelan – pelan (setelah ditarik di TGV akan banyak   lendir -lendir yang menempel , itulah lendir yang kotor dan tidak bermanfaat) .

Setelah itu cuci TGV dengan air bersih.Simpan ditempat yang kering (TGV tidak perlu dijemur).

Bagi anda yang mengalami keputihan lakukan kegiatan ini 2 kali sehari pagi dan sore dengan TGV yang sama sampai sembuh dan jika hanya untuk menjaga agar vagina tetap sehat dan peret lakukan seminggu sekali Zat yang terkandung dalam clerodendron serratum akan membunuh bakteri, jamur yang ada didalam vagina. TGV dapat dipergunakan selama 1 – 2 tahun sehingga TGV dapat anda pergunakan selama diperlukan. Bagi Anda yang mengalami keputihan gunakan TGV – 2 kali sehari (pagi dan sore) sampai sembuh dan jika hanya untuk menjaga agar tetap sehat dan peret lakukan seminggu sekali.

Cairan pembersih khusus digunakan dengan cara menyemprotkannya ke dalam vagina.

Berisi bahan aktif yang mampu melumpuhkan bakteri, kuman, serta jamur.

Cairan ini bisa digunakan dalam beberapa menit.

Penggunaannya harus dengan pengawasan dokter. Karena itu, selain cairan pembilas, obatan untuk mengatasi gangguan yang ada juga akan diberikan. Tidak semua gangguan bisa diselesaikan dengan cairan ini.

Paling hanya dapat mengatasi keputihan.ladi, tidak akan mampu mengatasi penyakit kelamin, apalagi penyakit menular seksual (PMS). Penggunaan sinar laser diperlukan karena penggunaan obat pembunuh kuman di vagina biasanya butuh waktu lama, apalagi kalau terjadi resistensi obat.

Laser yang digunakan biasanya jenis level rendah atau low level laser therapy. Formulasi dari sinar inframerah clan ultra violet ini mampu membersihkan bakteri, jamur, dan virus dalam waktu relatif cepat.

Untuk gangguan ringan, penembakan biasanya dilakukan selama 15 menit sekali. Bila gangguan sudah berat, butuh puluhan menit dengan beberapa kali tembakan dalam beberapa hari.Obat juga kerap diberikan oleh dokter setelah penembakan laser. Meskipun tak sedikit yang tertarik mencobanya, gurah vagina masih diragukan banyak orang tentang efektivitasnya.

Apalagi apabila yang menanganinya jelas-jelas bukan dokter.

Tindakan gurah vaginayang kurang tepat ternyata bisa membuat semua mikrooganisme yang merugikan maupun yang normal akan mati dan hilang dari vagina. Akibatnya, vagina justru berisiko terganggu, namun apabila dilakukan dengan tepat dengan menggunakan cairan yang tidak merusak flora alam daerah kewanitaan maka mampu mencegah infeksi bahkan sekalipun seorang wanita tersebut telah terdeteksi displasia ringan, setelah dilakukan gurah hasil pengambilan jaringan dinyatakan displasia sembuh.

Dr., Mulyadi Tedjapranata, MD, dari Klinik Medizone, menyebutkan bahwa metode penggunaan terapi ozon ini layaknya menggunakan cairan pembersih. Dengan alat yang disebut vaginal insufflations, ozon dimasukkan ke organ kewanitaan dengan dosis sesuai kasus.

“Prinsipnya ozon ini berfungsi sebagai disinfektan yang bisa membunuh kuman.Tujuannya untuk mencegah masuknya kuman penyebab penyakit,” ujarnya. Dengan periode waktu tertentu pula (tergantung kasus), ozon diperlukan agar kebersihan vagina terjaga.Agar pengobatan efektif, biasanya terapi ini dikombinasi dengan obat-obatan.

Namun, ozon tidak bisa digunakan untuk mengatasi penyakit seksual atau PMS. Dan yang jelas, terapi ini harus dilakukan oleh dokter yang ahli dalam hal ini. Jika tidak digunakan secara tepat, memasukkan ozon ke organ kewanitaan hanya akan menyebabkan berkembangbiaknya bakteri yang malah merugikan vagina.

Beberapa terapi tersebut cukup aman.

“Terapi spa sebenarnya umum digunakan dalam perawatan kesehatan, hanya kali ini.khusus diterapkan untuk bagian vagina saja,” ungkap Hj. Worro Harry Soeharman, M.Ph, MKA, penggagas terapi V-spa. Kuras Vagina ini adalah pengontrolan dan pembersihan vagina sampai ke mulut serta rongga rahim. Langkah ini menjadi tindakan awal agar jamur atau kuman tidak merembet ke rongga rahim atau saluran telur, yang bisa mengakibatkan kemandulan atau infeksi yang bisa memicu kanker.

Wanita yang menderita keputihan hendaknya tidak menunda pengobatan.

Supaya tidak repot, penderita bisa mendatangi klinik semacam Klinik Pasutri atau Pusat Pelayanan Keluarga yang memberi pelayanan, mulai dari wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, serta membersihkan vagina sampai ke rongga rahim hingga pengobatannya tuntas.

Caranya, ujung vagina sampai rongga rahim diteropong dengan speculum. Dengan alat penjepit kain kasa (gaas) yang terlebih dulu direndam dalam betadin ini, tindakan “kuras” dilakukan. Tidak perlu takut, karena tindakan ini sederhana dan ticlak menyiksa. Usai hasil laboratorium diketahui, dokter akan memberikan obat yang tepat.

Bisa berupa obat minum atau tablet yang dimasukkan ke lubang vagina. Setelah tiga bulan, pasien diharapkan kembali untuk cek ulang. Gurah vagina sebagai salah satu langkah membersihkan areal di daerah vagina makin diminati wanita. Padahal, jika dilakukan terus-menerus, gurah vagina menyebabkan infeksi karena mematikan bakteri yang berfungsi melindungi vagina.

Tak hanya gurah vagina, penggunaan parfum dan bedak di areal seputaran vagina, diakuinya, mampu menjadi pemicu timbulnya kanker ovarium.

Parfum mengandung zat kimia yang membuat alergi dan radang di daerah vagina. Berdasarkan cara pemakaian tongkat gurah vagina yang telah di paparkan dapat dilihat proses pemakaian yang kurang higienis. Hal ini dapat memicu timbulnya infeksi dan berbagai penyakit kelamin lainnya.

Penelitian yang dilakukan di Zaire melaporkan bahwa penggunaan daun-daunan, bubuk batu-batuan, bahan-bahan kimia seperti bedak, Vicks, alum, dan obat-obatan vagina serta kain yang dimasukkan dalam vagina dapat menimbulkan rasa sakit yang meningkat dan kemungkinan infeksi karena terjadinya gesekan-gesekan pada vagina yang dapat menyebabkan luka.

The National Women’s Information Centre, sebuah organisasi yang sangat gencar mempromosikan kesehatan perempuan, dikatakan bahwa secara medis sudah terbukti bahwa vagina mempunyai mekanisme untuk menjaga keseimbangan keadaan kimiawinya yang dapat membersihkan secara alamiah.

Oleh karena itu, yang terbaik adalah membiarkan vagina untuk melakukan pembersihan alamiah dengan mengeluarkan sekresi-sekresi lendir. Dengan demikian vagina tidak memerlukan perawatan khusus dengan menggunakan berbagai produk khusus vagina yang diperdagangkan secara komersial.

Sumber : http://jateng.tribunnews.com/2018/09/20/pernah-coba-gurah-vagina-cara-ampuh-mencegah-infeksi-miss-v

Manfaat dan Bahaya Kunyit bagi Ibu Hamil

Oleh : Maya Cobalt Angio
Dosen STIKES Telogorejo Semarang

Bagi ibu hamil, keselamatan janin menjadi tanggung jawab bagi ibu. Dalam hal ini ibu hamil sebaiknya menjauhi beragam pantangan yang buruk bagi kesehatan dan melakukan hal-hal yang baik untuk kesehatan janinnya.

Ada banyak sekali jenis pantangan yang harus dijauhi bagi bumil mulai dari jenis makanan yang buruk, hingga beragam aktivitas yang berat. Untuk asupan nutrisi, sampai saat ini banyak sekali rumor mengenai makanan atau bahan makanan serta minuman yang buruk bagi kehamilan dimana salah satunya adalah kunyit.

Kunyit merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang banyak dipilih untuk digunakan sebagai bahan pembuatan jamu. Kunyit memiliki banyak manfaat mulai dari kecantikan hingga kesehatan bagi ibu hamil. Namun meski demikian bagi ibu hamil yang salah konsumsi, kunyit dapat berbahaya bagi janin yang tengah dikandung.

Kunyit memiliki beragam zat serta nutrisi penting bagi ibu hamil. Banyak orang yang mengatakan jika ibu hamil gemar mengonsumsi kunyit di masa kehamilannya, maka bayi yang akan dilahirkan nantinya akan bersih dari lemak- lemak yang menempel pada bayi ketika dilahirkan.

Kunyit mengandung banyak zat yang baik bagi kesehatan seperti kurkumin, desmetoksikumin, minyak atsiri, lemak, karbohidrat, protein, vitamin, garam- garam mineral seperti halnya fosfor, zat besi serta kalsium yang bagus untuk kesehatan tulang. Kunyit bukan hanya memiliki manfaat yang baik bagi ibu hamil namun ternyata mengonsumsi kunyit juga bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Berikut ini 4 dampak buruk kunyit bagi ibu hamil diantaranya:

Pertama, merangsang rahim

Kunyit dikenal dapat merangsang rahim sehingga dapat mendorong aliran menstruasi. Dalam hal ini sebaiknya ibu hamil dan ibu menyusui tidak banyak mengonsumsi kunyit.

Kedua, dapat menyebabkan pendarahan, kunyit bisa menghambat penggumpalan trombosit sehingga mampu mencegah terjadinya penggumpalan darah. Meski demikian, Kunyit dapat pula menyebabkan terjadinya pendarahan.

Ketiga, dapat menyebabkan gangguan pada lambung, kunyit memiliki sifat pedas yang jika ibu hamil mengonsumsinya dalam jangka waktu yang lama maka bisa menyebabkan terjadinya gejala gangguan lambung.

Keempat, susah diserap tubuh, dalam hal ini bagi anda yang ingin membeli kunyit instan, sebaiknya memilih kunyit yang memiliki kandungan piperin di dalamnya. Piperin akan membantu tubuh anda menyerap kunyit sehingga manfaatnya bisa anda dapatkan.

Ibu hamil sebaiknya memperhatikan jumlah konsumsi kunyit jika ingin mengonsumsinya. Sehingga efek samping yang disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi kunyit dapat di minimalisir. Jaga selalu kesehatan ibu hamil dan janin.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Manfaat dan Bahaya Kunyit bagi Ibu Hamil, http://jateng.tribunnews.com/2018/08/16/manfaat-dan-bahaya-kunyit-bagi-ibu-hamil.

Di Kelurahan Karangayu Semarang, Prodi S-1 Farmasi memberi Pengetahuan DAGUSIBU

Jumat 28 Desember 2018 Tim Dosen Program Studi S-1 Farmasi STIKES Telogorejo Semarang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Pemberdayaan Kader Kesehatan tentang Pengetahuan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) di kelurahan Karangayu Semarang. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari kewajiban dosen yakni Tri Dharma Perguruan Tinggi selain Pengajaran dan Penelitian. Adapun yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini  Dra. Tunik Saptawati, M. Si Med., Apt, Novita Dwi Dahliyanti, M. Sc., Apt., Pradika Nudya R. R., M. Farm., Apt., dan Firstca Aulia, S. Farm., Apt beserta 6 Mahasiswa dari Program Studi  S-1 Farmasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas Karangayu, Ibu Lurah Kelurahan Karangayu, dan 28 Kader Kesehatan di Kelurahan Karangayu. Menurut dr. Wahyudi selaku Kepala Puskesmas Karangayu mengapresiasi adanya kegiatan ini yang dinilai membantu Tim Puskesmas dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Obat, bagaimana mendapatkan obat, menggunakan, mengelola obat. Ibu Sutartik, S.E selaku Lurah Kelurahan Karangayu berharap kegiatan serupa dari STIKES Telogorejo dapat dilaksanakan lagi dengan tema yang baru, dengan harapan banyak ilmu yang di dapat untuk Kader Kesehatan di Kelurahan Karangayu. Adapun dalam Pengabdian ini tidak hanya berisi materi mengenai DAGUSIBU saja, akan tetapi kader juga dilatih bagaimana menyimpan obat yang baik dan benar, khususnya bagi kalangan rumah tangga. Melalui kegiatan ini harapannya kader dapat menularkan ilmunya pada tingkat kepala keluarga.

Ditulis Oleh : Pradika Nudya RR

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Program Studi S1 Farmasi akan mengadakan pengabdian masyarakat dengan tema Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada:
Hari : Sabtu
Tanggal : 5 Januari 2019
Tempat : Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal