Author: STIKES Telogorejo

Mahasiswa Semester 5 Prodi D3 Kebidanan Melaksanakan Kegiatan PKMD

Tanggal 29 November – 19 Desember 2018 MahasiswaSemester 5 Prodi D3 Kebidanan melaksanakan Kegiatan PKMD Di RW 01 RT 01 dan RT 02 Desa Pasigitan Dusun Ngumpul Boja Kendal, PKMD (Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa) merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan peningkatan berbagai pelayanan yang diperlukan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

Kegiatan PKMD yang dilakukan mahasiswa semester 5 didesa tersebut antara lain Penyuluhan KB, Penyuluhan Imunisasi, Penyuluhan  Asi Eksklusif, Penyuluhan  Gizi Lansia, Pengecekan Tekanan Darah, Senam Lansia,  Penanganan  Keputihan menggunakan Lidah Buaya dan DaunSiri, Penyuluhan  Sadari, Penyuluhan  Bahaya Merokok dan  Pengolahan Sampah.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respon dengan baik dari ibu-ibu dan bapak-bapak dalam bentuk tanya jawab dan sharing. Dari rangkaian kegiatan PKMD tersebut diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga masyarakat mampu secara mandiri melakukan perilaku sehat dalam meningkatkan kesejahteraan dan mutu hidup masyarakat.

Prodi D3 Kebidanan

Deteksi Kanker Leher Rahim Sedini Mungkin

Oleh : Anis Ardiyanti
Dosen Stikes Telogorejo Semarang

KANKER leher rahim merupakan pertumbuhan sel-sel yang abnormal dan bersifat ganas yang menyebabkan jaringan sekitarnya tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya (Sukaca, 2009). Penyebab kanker leher rahim yaitu infeksi virus HPV/Human Papilloma virus (Saraswati, 2010), dimana resiko terbesar terjadi jika aktivitas seksual yang dimulai saat usia muda maupun berganti-ganti pasangan sehingga mempermudah adanya infeksi dan jumlah kelahiran lebih dari 3 kali (Aminati, 2013; Tapan, 2010).

Kedudukan kanker leher rahim di dunia khususnya di negara berkembang menjadi penyakit peringkat pertama termasuk di Indonesia menjadi penyebab kematian perempuan tertinggi, sedangkan di negara maju menduduki peringkat ke sepuluh atau secara umum menduduki peringkat ke lima. Sehingga sebagai perempuan sangat penting menjaga kesehatan pada daerah kewanitaannya.

Tahap awal penyakit kanker leher rahim tidak ada gejala-gejala khusus. Namun, pada tahap lanjut gejala yang biasa timbul lebih bervariasi, dimulai dari cairan yang keluar dari vagina berwarna kuning, berbau dan terjadinya iritasi pada vagina serta lapisan dalamnya.

Tidak hanya itu saja, perdarahan disertai nyeri dari vagina juga akan sering terjadi terutama saat berhubungan seksual. Nyeri ini akan menjalar sampai kaki, kemudian adanya perdarahan pada anus, kencing darah, dan dapat juga menyebabkan gagal ginjal (Nurwijaya, Andrijono & Suheimi, 2010).

Sebagian besar wanita akan mengetahui menderita kanker leher rahim jika tanda-tanda di atas mulai muncul, yang artinya perempuan tersebut sudah berada pada stadium lanjut ataupun stadium akhir. Namun, penyakit kanker leher rahim ini dapat dideteksi sejak awal dengan cara melakukan tes pap smear, biopsi dan Inspeksi Visual Asam Asetat/IVA.

Deteksi tersebut bisa dilakukan di pelayanan kesehatan manapun termasuk di puskesmas. Selain menggunakan deteksi medis, masyarakat dapat menggunakaan sebuah aplikasi berbasis elektronik mengingat banyaknya penggunaan media elektronik di berbagai usia dan kalangan.

Untuk mempermudah deteksi kanker leher rahim baru-baru ini telah dikembangkan penelitian tentang aplikasi sistem pakar diagnosa awal kanker reproduksi wanita dengan metode certainty factor (Putri & Saputra, 2018). Dalam aplikasi ini pengguna dapat memasukkan gejala yang dirasakan, kemudian dari gejala tersebut akan muncul kemungkinan penyakit dan derajat kepercayaan dari kemungkinan penyakit tersebut.

Untuk itu, dengan adanya aplikasi tersebut diharapkan masyarakat terutama kaum perempuan lebih peduli terhadap kesehatannya serta derajat kesehatan di Indonesia akan meningkat. Jika sudah mengetahui kemungkinan penyakitnya maka segera menghubungi petugas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (*)

Sumber: http://jateng.tribunnews.com/2018/12/13/deteksi-kanker-leher-rahim-sedini-mungkin

Pendidikan Kesehatan Kepada Siswa Dan Orang Tua Tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Sekolah Di SDN Kalibanteng Kulon 01 Semarang

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat berupa pendidikan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Sekolah dilakukan oleh Dosen Prodi D3 Keperawatan pada tanggal 28 – 29 November 2018 di SDN Kalibanteng Kulon 01 Semarang. Pendidikan Kesehatan tentang PHBS Sekolah diikuti oleh siswa kelas III, IV dan V sebanyak 85 siswa yang dilanjutkan dengan praktik 7 langkah cuci tangan dengan sabun yang dipandu oleh mahasiswa. Pada kegiatan tersebut juga mengajarkan kepada siswa bagaimana cara memeriksa jentik nyamuk.

Siswa yang hadir saat itu tampak antusias dan aktif mengikuti 7 langkah cara cuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun serta memeriksa jentik nyamuk. Para siswa juga aktif menjawab dengan benar dari beberapa pertanyaan yang diajukan oleh pemateri.

Pendidikan Kesehatan tentang PHBS Sekolah juga diberikan kepada orang tua siswa yang bertempat di Ruang Kelas SDN Kalibanteng Kulon 01 Semarang bertujuan agar ada pemahaman yang sama antara siswa dan orang tua, orang tua dapat mendisiplinkan anak untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.  Dari 85 orang tua yang diundang, sebanyak  60 orang tua siswa dapat menghadiri undangan dan mengikuti pendidikan kesehatan dengan antusias dan aktif menjawab pertanyaan.

Ada 8 Indikator PHBS Sekolah yang disosialisasikan kepada siswa dan orang tua yaitu bagaimana cara mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, jajan di kantin sekolah yang sehat, membuang sampah pada tempatnya, olah raga secara teratur dan terukur, rutin setiap bulan ditimbang Berat Badan dan diukur tinggi badan, tidak merokok, bab/bak di jamban sekolah, memberantasjentik nyamuk.

Mengapa PHBS perlu dilakukan di Sekolah ?

PHBS perlu dilakukan di Sekolah agar siswa, guru, penjaga sekolah, orang tua siswa terlindung dari berbagai gangguan dan ancaman penyakit seperti diare, typhoid, kecacingan, penyakit pernafasan selain itu  agar sekolah menjadi bersih dan sehat sehingga dapat meningkatkan semangat proses belajar –mengajar dan akhirnya meningkatkan prestasi belajar siswa.

Ditulis Oleh : Suciwati 

S1 Profesi Bidan

Visi:
Pada tahun 2020 menjadi Program Studi D.3 Kebidanan yang menghasilkan tenaga bidan berkompeten dalam memberikan asuhan kebidanan berbasis continoum of care

Misi :

  1. Menyelenggarakan pendidikan kebidanan yang sesuai dengan perkembangan IPTEK.
  2. Melaksanakan penelitian dibidang kebidanan.
  3. Melaksanakan pengabdian masyarakat yang menunjang peningkatan kesehatan wanita sepanjang daur kehidupan wanita mulai remaja, hamil sampai menopause.
  4. Mengembangkan SDM sesuai dengan bidang keahlian.
  5. Menyediakan sarana prasarana pendidikan sesuai dengan perkembangan teknologi dan mendukung Tridharma

Rekruitmen Tenaga Kesehatan SMC RS Telogorejo

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Telogorejo kembali menggelar rekrutmen pendayagunaan alumni dan mahasiswa tingkat akhir, pada Selasa (11/12) di Ruang Teather lantai 3 STIKES Telogorejo Semarang. Kali ini rumah sakit yang melakukan rekrutmen di STIKES Telogorejo adalah RS Telogorejo. Rekrutmen ini diikuti oleh 22 mahasiswa Profesi Ners dan 35 alumni Profesi Ners.

Acara rekrutmen ini diawali dengan pemaparan company profile RS Telogorejo. RS Telogorejo yang merupakan satu yayasan dengan STIKES Telogorejo memberikan kesempatan pada mahasiswa dan alumni untuk berkarir secara profesional. Rumah sakit yang memiliki fasilitas terlengkap ini membutuhkan karyawan yang berintegritas dan profesional.

Proses rekrutmen yang dilakukan adalah tes psikotes. Tes ini bertujuan untuk menilai kejujuran calon perawat, sesuai core value yg dimiliki SMC RS Telogorejo yaitu Integrity. Tes selanjutnya adalah tes pengetahuan tentang keperawatan, berikutnya dilanjutkan dengan tes wawancara. Pengumuman hasil yang lolos akan dilakukan melalui email, dan akan diinformasikan oleh Career Center STIKES Telogorejo.

Untuk memaksimalkan kerjasama rekrutmen ini, STIKES Telogorejo dan RS Telogorejo akan melakukan kerjasama perekrutan yang rencana nya akan diadakan tiap tahun. Dengan adanya kerjasama rekrutmen ini, harapannya akan banyak lulusan STIKES Telogorejo yang terserap dalam perekrutan dan mendapat pekerjaan dengan waktu tunggu yang singkat.

Ditulis Oleh  : Career Center STIKES Telogorejo Semarang

Acara pembukaan peringatan Dies Natalis STIKES Telogorejo Semarang ke-XI dan Hari Kesehatan Nasional ke-54.

Acara pembukaan peringatan Dies Natalis STIKES Telogorejo Semarang ke-XI dan Hari Kesehatan Nasional ke-54 mengambil tema “Membangun Semangat I CARE pada generasi millenial dalam meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”. Potong tumpeng secara simbolis dilakukan oleh Ibu Ketua STIKES Telogorejo dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes, Ph.D dan diserahkan kepada Ketua BEM STIKES Telogorejo.

Kegiatan pentas seni, Kompetisi Senam Cuci Tangan antar kelas di Kampus STIKES Telogorejo dan Paduan Suara Melodi STIKES Telogorejo  yang dikemas secara kreatif turut meriahkan acara pembukaan peringatan Dies Natalis STIKES Telogorejo Semarang ke-Xl dan Hari Kesehatan Nasional ke-54 tersebut.

Pelaksanaan Ujian Tulis, Test Kesehatan & Wawancara Tahap I Penerimaan Mahasiswa Baru STIKES Telogorejo Semarang

Bagi Pendaftar Jalur PMDP / Jalur Raport
Bagi Yang dinyatakan Lulus Seleksi PMDP, Diharapkan Hadir untuk Mengikuti Tes Kesehatan dan Tes Wawancara ( Didampingi Oleh Orang Tua/Wali) pada :
Hari : Minggu 
Tanggal : 16 Desember 2018 
Pukul : 08.00 WIB. 
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang. 

Dan Bagi Yang dinyatakan Tidak Lulus Seleksi PMDP, mengikuti Ujian Tulis dan tanpa daftar lagi, pada hari : 
Hari : Minggu 
Tanggal : 16 Desember 2018 
Pukul : 08.00 WIB. 
Materi : Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang. 

Bagi Pendaftar Jalur Reguler
Bagi pendaftar jalur reguler jadwal Ujian Tulis, Tes Kesehatan dan Tes Wawancara ( Didampingi Oleh Orang Tua/Wali) pada :
Hari : Minggu 
Tanggal : 16 Desember 2018 
Pukul : 08.00 WIB. 
Materi : Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang.

Panitia PMB 2019/2020
STIKES Telogorejo Semarang

NB: 
– Diharapkan datang 30 menit sebelum Tes Dimulai.
– Pakaian Bebas Rapi dan Memakai Sepatu Sekolah.
– Menyiapkan uang Rp. 90.000 untuk mengikuti Test Kesehatan. (Setelah dinyatakan lolos Ujian Tulis)
– Bagi Sekolah-sekolah yang melakukan kerjasama dengan STIKES Telogorejo jadwal diatur sesuai kesepakatan antara STIKES Telogorejo dengan Guru BK Sekolah.

Pengumuman Jalur PMDP Tahap I Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020

Daftar Peserta Seleksi Jalur PMDP Tahap I STIKES Telogorejo Semarang Tahun Akademik 2019/2020.
Daftar nama peserta seleksi dapat didownload disini :
Prodi S1 Ilmu Keperawatan
Prodi S1 Farmasi
Prodi D3 Keperawatan
Prodi D3 Kebidanan
Bagi Yang dinyatakan Lolos Seleksi PMDP, Diharapkan Hadir untuk Mengikuti Tes Kesehatan dan Tes Wawancara ( Didampingi Oleh Orang Tua/Wali) pada :
Hari : Minggu 
Tanggal : 16 Desember 2018
Pukul : 08.00 WIB. 
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang. 

Bagi Yang dinyatakan Lolos Seleksi PMDP, Diharapkan Hadir untuk Mengikuti Tes Kesehatan dan Tes Wawancara ( Didampingi Oleh Orang Tua/Wali) pada :
Hari : Minggu 
Tanggal : 16 Desember 2018
Pukul : 08.00 WIB. 
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang. 

Dan Bagi Yang dinyatakan tidak Lolos Seleksi PMDP, mengikuti Uji Tulis tanpa daftar lagi, pada hari : 
Hari : Minggu 
Tanggal : 16 Desember 2018
Pukul : 08.00 WIB. 
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang. 

Map Stikes Telogorejo

Yuk Lakukan Pijat Bayi Sendiri..

Sentuhan adalah cara yang kuat untuk menyampaikan rasa cinta bunda pada buah hati. Setiap belaian dan sentuhan bunda dapat memberikan banyak keajaiban bagi sang bayi.

Salah satu bentuk sentuhan yang dapat bunda lakukan adalah berupa pijatan. Siapa bilang kebiasaan memijat bayi itu kuno? Ternyata pijat bayi itu sangat kaya manfaatnya untuk makhluk mungil yang baru saja lahir ke dunia ini. Meskipun sang bayi tambah begitu rapuh, namun jangan takut untuk memulai memijatnya secara rutin segera setelah ia lahir.

Pada zaman sekarang ini, pijat bayi sudah semakin umum dilakukan oleh banyak orang tua. Banyak tempat-tempat baby spa dibuka yang memang sekarang ini sedang menjadi trend untuk memanjakan sang bayi. Namun, jika bunda ingin melakukan pijat bayi secara rutin dan tidak perlu mengeluarkan biaya, bunda dapat melakukannya sendiri di rumah.

Memijat bayi secara rutin, dapat mempererat ikatan antara bunda dengan sang bayi. Selain itu, pijat bayi juga dapat mendorong perkembangan bayi serta membuatnya tumbuh dengan sehat dan bahagia.

Pijat bayi adalah kegiatan yang sangat menyenangkan yang membuat orang tua dapat berkomunikasi dengan sang bayi baik secara fisik maupun emosi. Sambil memijat dengan lembut, bunda  dapat mengajak bayi berbicara atau menyanyi yang biasanya akan disambut dengan tawa, senyuman atau celoteh yang menyenangkan dari sang bayi.

Ada banyak manfaat lain yang dapat dirasakan bayi secara fisik, diantaranya membantunya tidur pulas, membuatnya rileks, meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan berat badan, melancarkan pencernaan, mendukung kekuatan otot dan tulang si kecil dan masih banyak lagi. Namun, untuk mengoptimalkan manfaat yang didapat dari pijat bayi tersebut, ada beberapa hal yang perlu bunda persiapkan dan perhatikan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk sang bayi  yaitu bayi dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan lapar, dan bayi sudah selesai minum susu sekitar satu jam yang lalu. Sedangkan untuk bunda yang akan memijat, pastikan kedua tangan bunda sudah bersih. Sebelum memulai memijat, lepaskan semua perhiasan pada kedua tangan bunda seperti cincin dan gelang. Jangan lupa untuk memastikan bahwa kuku bunda dalam keadaan terpotong pendek dan bersih agar kulit bayi tidak tergores.

Untuk yang perlu dipersiapkan adalah ruangan yang hangat dan tidak pengap agar bayi tetap merasa nyaman dan tidak kedinginan. Gunakan baby oil atau minyak telon untuk memudahkan pemijatan pada bayi, serta siapkan tempat atau alas yang rata dan empuk untuk tempat berbaring bayi, jika perlu tempatkan handuk lembut di atas alasnya.

Setelah persiapan dilakukan, mulailah untuk memijat bayi, simak ya caranya!

Memijat wajah bayi

Tekan jemari bunda dari tengah kening bayi mengarah ke pelipis dan pipi. Pijat daerah bagian atas alis dengan kedua ibu jari. Berikan tekanan lembut dengan menggunakan ibu jari, tariklah garis dari arah hidung bayi ke arah pipi. Pijatlah sekitar area mulut bayi dengan kedua ibu jari sambil membuat gerakan menarik bibir hingga membentuk senyuman. Selanjutnya, berikan pijatan lembut di sekitar rahang bawah bayi dari tengah ke arah samping untuk membuat bibir bayi membentuk senyuman.

Memijat dada bayi

Letakkan kedua tangan bunda di atas dada bayi, lakukan gerakan mengarah ke atas lalu ke samping dan kembali ke tengah dengan gerakan membentuk simbol hati. Selanjutnya, dari tengah dada bayi, buatlah arah silang dengan telapak tangan bunda menuju ke arah bahu sang bayi.

Memijat perut bayi

Letakkan kedua tangan bunda di atas perut bayi, lalu lakukan gerakan seperti mengayuh pedal sepeda , dari atas ke bawah perut. Angkat kedua kaki bayi, lalu tekan kedua lututnya secara perlhan ke arah perut. Buat gerakan melingkar secara bergantian di atas perut searah jarum jam. Rasakan gelembung angin di dalam perut bayi, dan dorong dengan jemari bunda searah dengan jarum jam.

Selain itu, gerakan memijat bayi untuk menghindari sembelit dapat dilakukan dengan gerakan “I Love You”, yaitu “I” gunakan tangan bunda untuk memijat perut bayi sebelah kiri ke arah bawah lurus seperti huruf “I”.“Love” berikan pijatan lembut membentuk huruf “L” terbalik. Pemijatan dilakukan dari arah perut bagian kanan atas, bergerak ke arah kiri atas perut dan dilanjutkan ke arah bawah perut.“You” gerakan memijat dengan bentuk huruf “U: terbalik.gerakan ini memutar setengah lingkaran membentuk huruf “U” dari perut kanan bagian bawah lalu naik ke perut bagian kanan atas, dilanjutkan dengan bergerak ke bagian atas perut kiri dan turun ke bawah di perut bagian kiri bawah.

Memijat tangan bayi

Lakukan gerakan seperti memilin untuk memijat tangan bayi mulai dari bahu hingga ke arah pergelangan tangan bayi. Lakukan gerakan sebaliknya, dari arah pergelangan menuju bahu.

Tarik jemari bayi dengan lembut menggunakan gerakan memilin. Lalu, lakukan pemijatan dengan menekankan ibu jari bunda di telapak tangan dan punggung tangan secara bergantian. Selanjutnya, lakukan gerakan seperti menggulung di tangan sampai ke arah bahu bayi.

Memijat kaki bayi

Pegang kaki bayi dengan kedua telapak tangan bunda. Dengan gerakan memilin, pijat kaki bayi dari bagian paha menuju pergelangan kakinya. Lalu, lakukan gerakan yang sama dengan arah sebaliknya. Tarik jemari kaki bayi dengan lembut menggunakan gerakan memilin. Lakukan pemijatan dengan menekankan ibu jari di telapak kaki dan punggung kaki secara bergantian. Lakukan gerakan seperti menggulung di tangan sampai ke arah paha bayi.

Memijat punggung bayi

Letakkan bayi dalam posisi tengkurang dengan bantalan lembut, lalu lakukan gerakan maju mundur dengan kedua tangan bunda di punggung bayi. Lakukan gerakan meluncur dimulai dari bawah leher ke arah pantat bayi. Selanjutnya, buat gerakan melingkat dengan jemari bunda pada otot di samping tulang punggung. Untuk mengakhiri pijatan, usapkan telapak tangan bunda dari bawah leher sampai ke bawah.

Demikianlah beberapa hal seputar pijat bayi. Bunda dapat mengikuti kelas khusus pijat bayi untuk mengetahui cara memberikan pijatan yang bermanfaat bagi bayi lebih jauh. Selamat mencoba!