rtp mpltoto rtp mpl toto mpltoto prediksi mpl toto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltotompltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto mpltoto data cambodia ladangtoto data cambodia ladangtoto data japan data taiwan situs toto ladangtoto
sekretariat@stikestelogorejo.ac.id (024) 76632823 +62 858-7599-4522

Disusun Oleh : Ragil Aidil Fitriasari Addini, S. Ftr., M.K.M ( Dosen S-1 Fisioterapi STIKES Telogorejo Semarang )

Nyeri sendi dapat dialami oleh semua orang dan terjadi seiring bertambahnya usia. Gangguan ini dikenal dengan istilah osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan gangguan kesehatan dimana terjadi kekakuan dan peradangan sendi.

Aktivitas fisik seperti olahraga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Dengan berolahraga tubuh menjadi segar, sehat dan bugar. Beberapa penilitian mengungkapkan bahwa olahraga yang teratur dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes tekanan darah tinggi dan osteopororsis. Selain itu, olahraga yang teratur dan cukup memperkuat sirkulasi darah dalam tubuh. Jalan kaki, bersepeda, lari pagi dan berenang bisa dijadikan alternatif olahraga untuk mengatasi nyeri sendi.

Terapi olahraga berenang merupakan salah satu upaya yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri sendi. Olahraga ini sangat populer dan sangat digemari oleh siapapun dan dapat direkomendasikan sebagai olahraga yang aman bagi lanjut usia dengan tetap memperhatikan keamaannya. Berenang merupakan salah satu bentuk olahraga yang ringan guna memperoleh kebugaran jasmani, memperbaiki kondisi kekuatan dan kelenturan sendi serta memperkecil resiko akibat radang sendi.

Berenang adalah salah satu latihan aerobik yang melibatkan hampir semua otot tubuh. Olahraga ini dilakukan didalam air, dimana tidak ada ekstra beban terhadap sendi, tulang dan otot serta dapat meminimalkan cedera olahraga yang biasa terjadi pada olahraga darat sehingga bisa menyebabkan rasa nyaman saat berolahraga. Selain itu, gerakan yang santai dan perlahan mampu meningkatkan hormon endorfin dalam otak yang dapat membuat hati dan pikiran menjadi lebih rileks.

Referensi

Masluhiya, A., Swaidatul, Wijaya, Selvia, & Mega, E. (2017). Kontribusi Olahraga Terhadap Intensitas Nyeri Sendi Pada Lansia Di Posyandu Permadi Kecamatan Lowokwaru Kabupaten Malang. Jurnal Care, 5(1), 112–122. https://jurnal.unitri.ac.id

Pangastuti, N. (2011). Latihan Renang Untuk Lansia. Jorpres, 7(7), 32–37.

Susanto, E. (2015). Manfaat Olahraga Renang Bagi Lanjut Usia. Medikora, 1, 53–64. https://doi.org/10.21831/medikora.v0i1.4669

Related Posts

Leave a Reply

Arsip Informasi